Toyota Kembangkan Teknologi Baterai Baru buat Mobil Hybrid

Toyota Kembangkan Teknologi Baterai Baru buat Mobil Hybrid

– Tren mobil listrik yang berkembang pesat turut membuat pabrikan  memperbarui teknologi  mobil--nya.

Toyota Prius, mobil hybrid pertama yang masuk pasar pada 1990-an, pertama kali dilengkapi dengan baterai hibrida nikel-logam.

Sejak itu, baterai tersebut telah diperbarui menjadi 'baterai nikel-metal hidrida bipolar'.  ini siap digunakan secara perdana pada Toyota Aqua (Prius C) yang diperbarui pada 2021.

Dilansir dari (30/11/2021), baterai bipolar baru menghasilkan 1,5 kali output dari pengaturan lama dan memungkinkan 1,4 kali lebih banyak sel di ruang yang sama.

Motoyoshi Okumura, Group Manager Toyota Advanced Battery Development Division, mengatakan, pihaknya mulai mengerjakan arsitekur baterai baru pada 2016.

“Jika kami menggunakan ruang yang sama, kami dapat memasang baterai yang memiliki output dua kali lipat. Masyarakat memiliki citra bahwa baterai nikel-metal hidrida adalah baterai lama, tetapi sebenarnya tidak” ujar Okumura, dikutip dari Auto News.

“Kami mulai mengembangkan baterai nikel-metal hidrida tipe baru ini karena, setelah 20 tahun menggunakannya, ada rekor pencapaian. Namun desain dasarnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Jadi kami memutuskan untuk mengambil tantangan untuk meningkatkan output,” kata dia.

Toyota kabarnya akan menggunakan baterai hidrida nikel-logam bipolar yang sama untuk kendaraan hybrid, yang membutuhkan aliran daya cepat.

Untuk diketahui, dalam peta jalan Toyota saat ini menyerukan generasi baru baterai lithium-ion di paruh kedua tahun 2020-an, serta pengembangan baterai solid-state.

“Dalam mencapai netralitas karbon, sangat penting untuk mempertahankan berbagai pilihan. Jadi, penting bagi kami untuk melakukan R&D pada berbagai jenis baterai,” ucap Okumura.