Tempuh Jarak 300 Km, Ini Impresi Mengemudi Daihatsu Rocky 1.2L Manual

Tempuh Jarak 300 Km, Ini Impresi Mengemudi Daihatsu Rocky 1.2L Manual

Kenyamanan berkendara merupakan aspek penting pada suatu , khususnya saat menempuh jarak cukup jauh. Pada mobil, hal ini didukung oleh berbagai faktor.

Pertama ialah posisi berkendara yang egronomis sehingga pengendara tak cepat lelah. Khusus pada kasus  1.200 cc X ADS transmisi manual, aspek tersebut tidak begitu terpenuhi.

Sebab pengaturan stir kemudinya hanya dapat dinaik atau diturunkan saja alias tilt, belum telescopic. Untuk mengakalinya pengendara harus pintar-pintar mengatur jok baik rebah-tegak maupun maju-mundur.

Faktor kedua mengenai jarak pandang mengemudi. Dengan dimensi yang kompak, mengemudikan Rocky cukup nyaman termasuk ketika di wilayah perkotaan karena tidak banyak blindspot.

Diketahui, mobil ini memiliki panjang 4.030 mm, lebar 1.710 mm dan tinggi 1.635 mm. Jarak sumbu rodanya 2.525 mm dengan jarak pijak dengan tanah 200 mm.

Kemudian untuk suspensi dan kekedapan kabin mobil, terbilang cukup baik karena tidak begitu mengganggu saat perjalanan jauh. Tapi memang tak bisa ditampik bahwa saat berada di kecepatan menengah, suara mesin masih kerap terdengar.

Prihal performa sebagai salah satu faktor paling penting untuk menunjang kenyamanan berkendara, tidak banyak catatan. Mesin WE-VE 3 silinder di Rocky begitu responsif walau tanpa turbo sebagaimana varian 1.0L.

Selama perjalanan hampir 300 kilometer, respons mesin terhadap pedal gas dan kopling begitu apik. Saluran tenaganya begitu terasa dari putaran rendah atau gigi 1-2.

Menanjak pun tidak terdapat masalah karena nafas saat gigi 3-2 terbilang panjang. Tapi hati-hati saat keadaan stop-and-go di tanjakkan karena tak ada fitur Hill Start Assist (HSA), jadi mainkan kopling dan gigi satu.

Ketika bermanuver pada kecepatan 20-30 kpj, handling yang dihasilkan masih cukup baik dari sisi pengendara.

Kondisi ini berkat adanya electric power steering (EPS) juga vehicle stability control (VSC) guna mencegah over dan under steer. Namun, gejala limbung cukup terasa, terutama saat berbelok di kecepatan 40-50 kpj.

Perlu diketahui, di atas kertas tenaga maksimum dari mesin terkait mampu mencapai 86,7tk pada 6.000 rpm dan torsi 107,6 Nm di 4.000 rpm.