Sering Diabaikan, Begini Cara Rawat Fan Belt Mobil

Sering Diabaikan, Begini Cara Rawat Fan Belt Mobil

- Merawat , khususnya bagian mesin, wajib dilakukan agar performanya tetap terjaga. Salah satu  pada mesin yang kerap terabaikan adalah  atau .

Padahal, komponen ini memiliki fungsi yang cukup penting.  bertugas untuk memutar puli sejumlah komponen yang ada di dalam ketika mesin dinyalakan.

ini berhubungan juga dengan kinerja alternator atau dinamo ampere, water pump, hingga kompresor AC. Meski terbuat dari karet tahan panas, tapi fan belt juga memiliki usia pakai.

Mengingat fungsinya cukup penting, maka kondisi fan belt harus diperhatikan agar tetap dalam kondisi prima. Sehingga, mobil juga tetap bisa digunakan dengan aman dan nyaman.

Beberapa perawatan pada bagian mesin memang sebaiknya dilakukan di bengkel oleh mekanik yang berpengalaman. Namun, Dealer Technical Support Dept Head PT  () Didi Ahadi, mengatakan, perawatan fan belt bisa dilakukan sendiri di rumah.

“Perawatan bisa dilakukan dengan melumasi fan belt menggunakan dressing atau  yang khusus buat fan belt,” kata Didi, saat dihubungi , beberapa waktu lalu.

Didi menambahkan, pelumas khusus karet pemutar ini juga dipasarkan dengan harga yang cukup terjangkau, yakni di bawah Rp 100.000.

“Pengecekan kondisi fan belt ini juga perlu dilakukan untuk memastikan kondisinya, pemeriksaan sebaiknya dilakukan setiap 10.000 kilometer sekali,” ujar Didi.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi, mengatakan, untuk perawatan yang bisa dilakukan oleh pemilik mobil adalah ketika ada indikasi fan belt kendor atau bunyi berdecit.

“Bila ada indikasi kendor atau bunyi berdecit segera ke bengkel untuk diperbaiki,” kata Bambang.

Bambang menambahkan, hindari fan belt terkena air. Jika melewati jalan yang berkerikil, sebaiknya kurangi laju kendaraan dan jaga jarak dengan kendaraan di depan.