Sensasi Berkendara Civic Type R Jadi Mobil Harian

Sensasi Berkendara Civic Type R Jadi Mobil Harian

Kendati dibenamkan mesin yang buas,  ternyata masih mumpuni untuk dijadikan kendaraan harian. Terkhusus, saat pengendara mengaktifkan mode normal-nya.

Hal tersebut terbukti saat tim redaksi  melakukan pengujian terkait pada wilayah perkotaan selama tiga hari. Mesin K30 turbo yang sanggup menghembuskan tenaga sampai 315 dk ini masih jinak.

Pada kondisi stop-and-go, mesin masih terasa bertenaga karena cukup responsif. Nafasnya pun panjang bila ingin dibejek langsung dari gigi 1, tetapi suara yang dihembuskan tidak begitu garang.

Kalau dalam keadaan full throttle, ada skep yang terbuka. Sementara kalau masih idle atau jalan pelan, skep tertutup sehingga suara tak terlalu berisik.

Lain halnya ketika mobil menemui jalanan bebas hambatan yang lumayan kosong, tanpa memindahkan mode berkendara laju Civic Type R sudah sangat mumpuni untuk bergerak brutal.

Hanya saja memang seluruh mekanisme pergantian gigi dilakukan secara manual. Mungkin, bagi Anda yang terbiasa dengan mobil otomatis, akan merasa sedikit canggung.

Bila membutuhkan dukungan tenaga lebih, pengendara bisa mengaktifkan mode berkendara Sport atau Sport+. Distribusi tenaga pada mesin sontak langsung berubah, termasuk gerak suspensi dan hembusan dari knalpot.

Diketahui, untuk mendukung performanya,  Type R juga sudah dilengkapi dengan sasis, suspensi, serta kemudi yang responsif dan stabilitas kecepatan tinggi yang sudah ditingkatkan dari sebelumnya.

Pada model terbaru ini terdapat Re-Setting Adaptive Damper System yang memaksimalkan kerja suspensi saat diajak menikung maupun membaca permukaan jalan yang tidak rata.

Kemudian, adopsi sistem tuas transmisi short shift untuk mempersingkat waktu pindah gigi seandainya dipakai balap juga begitu terasa menyenangkan ketika mobil dibawa di jalur perkotaan.