Perbandingan Biaya Servis Mobil Listrik, PHEV, Hybrid, Bensin, dan Diesel

Perbandingan Biaya Servis Mobil Listrik, PHEV, Hybrid, Bensin, dan Diesel

– Dalam acara Kompas Otomotif Challenge 2021, kami mengumpulkan lima mobil untuk mencari mobil dengan emisi paling rendah. Mobil-mobil ini antara lain Lexus UX 300e, Toyota Prius , Toyota Camry , Toyota Raize, dan Toyota Fortuner.

Secara umum,  UX 300e jadi yang paling unggul dalam hal emisi gas buang karena menghasilkan 0 g/km CO2. Namun tak bisa dipungkiri jika polusi mobil listrik bersumber dari pabrik pembangkit listrik.

Sementara itu, mobil PHEV jadi yang paling bersih berikutnya. Tercatat, Prius PHEV menghasilkan emisi gas buang sebesar 119 g/km CO2.

Kemudian mobil ramah lingkungan berikutnya diikuti Camry Hybrid dengan angka 130 g/km CO2. Adapun untuk Raize sebesar 163 g/km CO2, serta Fortuner sebesar 212 g/km CO2.

Lantas bagaimana dengan  yang jadi pengeluaran rutin bagi pemilik mobil?

Kita awali dengan biaya  listrik. Berdasarkan skema yang dikeluarkan Lexus Indonesia, UX 300e mendapatkan gratis servis (jasa dan suku cadang) sampai dengan 5 tahun tanpa batasan.

Bahkan mobil ini juga mendapatkan garansi baterai hingga 8 tahun tanpa batasan jarak tempuh juga.

Berlanjut ke Prius PHEV. Jika ditotal, biaya servis Prius PHEV sampai 100.000 km adalah Rp 22.700.400.

Kemudian jika diibaratkan 100.000 km diraih dalam kurun waktu 5 tahun, maka siapkan uang Rp 378.340 per bulan untuk biaya perawatan.

Sementara itu, berdasarkan data dari PT Toyota Astra Motor (TAM) total biaya servis Camry Hybrid 2.5 A/T sampai 100.000 km atau estimasi pemakaian 8 tahun sebesar Rp 20.027.820, termasuk jasa dan spare part.