Pemilik Harus Perhatikan Ini Jika Mobil Ingin Lolos Uji Emisi

Pemilik Harus Perhatikan Ini Jika Mobil Ingin Lolos Uji Emisi

– Mulai 13 November 2021, mobil dan sepeda motor dengan usia pemakaian lebih dari 3 tahun yang tak lolos  di wilayah Jakarta, bakal ditilang pihak kepolisian.

Hal tersebut kerena Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 66 Tahun 2020 tentang  Gas Buang Kendaraan Bermotor, telah resmi diberlakukan penuh setelah sempat tertunda akibat penangananan Covid-19.

Dengan berlakunya aturan ini, pemilik mobil harus mulai memeriksakan kendaraannya ke bengkel. Selain untuk melakukan perawatan, juga untuk melakukan uji emisi.

Namun bagaimana jika mobil tidak lolos uji emisi, apa yang harus dilakukan oleh pemilik kendaraan?

Stevanus Jasin, pemilik bengkel Provis Autolab, mengatakan, pada dasarnya setiap mobil dengan mesin bakar internal menghasilkan polutan atau emisi gas buang.

Emisi dari hasil pembakaran ini perlu direduksi, antara lain dengan pengunaan bbm kualitas tinggi dan dengan perangkat atau DPF (diesel particulate filter) untuk di mesin diesel.

“Lakukan berkala, mengingat lalu lintas yang macet, sehingga odometer tidak sesuai dengan engine hours,” ucap Jasin, kepada (30/10/2021).

“Sebaiknya dilakukan dalam periode yang lebih awal, misalnya dilakukan di 8.000 km bukan di 10.000 km,” kata dia.

Kemudian, segera lakukan pemeriksaan apabila dirasa ada yang tidak normal pada mobil. Seperti misalnya mesin ngelitik, bergetar, rpm naik turun dan lain-lain.

“Pada saat tune up, pastikan ruang bakar ikut dibersihkan, cek juga kinerja busi, koil dan bersihkan throttle intake,” kata Jasin.

Jasin menambahkan, mobil-mobil keluaran terkini masih ada yang mempergunakan setelan klep manual, yaitu Mitsubishi Pajero, Mitsubishi Delica dan semua mobil Honda.

Menurutnya, celah klep sebaiknya disetel ulang berkala. Karena dengan pemakaian sehari-hari akan mengubah celah klep tersebut.

“Ukuran celah klep berbeda untuk setiap tipe mobil, dan ada mobil-mobil yang sulit dilakukan penyetelan karena letak dan posisi bagian atas klepnya yang tersembunyi atau sempit,” tutur dia.