Musim Penghujan, Jangan Abai Merawat Sunroof

Musim Penghujan, Jangan Abai Merawat Sunroof

- Pemilik mobil perlu memperhatikan kondisi -nya. Jangan sampai sunroof rusak dan menimbulkan kebocoran saat tengah mengemudi atau parkir di ruang terbuka ketika turun hujan.

Pada dasarnya sunroof mobil bebas perawatan. Namun bukan berarti bisa diabaikan. Samsudin dari National Technical Advisor Astra Peugeot menjelaskan, pemilik mobil bisa melakukan perawatan sunroof secara mandiri di rumah.

"Karena perlakuan perawatan kurang tepat, kadang dapat mengganggu fungsi sunroof. Seperti  menjadi keras, kurang rapat dalam menutup, adanya kebocoran hingga timbul jamur pada ,” kata Samsudin beberapa waktu lalu.

Perawatannya menurut Samsudin tidak jauh beda dengan merawat kaca jendela mobil. Yang pertama adalah sebisa mungkin menghindari parkir di tempat yang terkena sinar matahari langsung secara terus-menerus.

"Selain itu, juga hindari bekas endapan sisa air hujan atau sisa air setelah mencuci mobil," ujarnya melanjutkan.

Sebab, terlalu lama terpapar sinar matahai langsung ditambah air hujan, embun, hingga kotoran burung serta getah pohon, membuat sunroof akan kusam dan rentan timbul jamur.

Maka dari itu, seusai mencuci mobil pastikan sunroof sekaligus atap mobil dilap sampai benar-benar kering. Jangan sampai ada sisa air atau sabun yang tertinggal, dan menyebabkan tumbuhnya jamur.

Lantas untuk komponen karet pelindung atau seal-nya, agar tetap awet maka pemilik mobil harus rajin menyingkirkan debu yang mengendap. Pastikan juga kondisi karet tidak mengeras akibat sering terkena panas matahari.

Jika ada indikasi karet tersebut mulai kaku, pemilik bisa menyemprotkan cairan silikon ke permukaan karet. Tidak harus setiap saat, setidaknya sekali dalam beberapa hari dilakukan pengecekan kualitas karet tersebut.