Kupas Mesin 3 Silinder Baru Daihatsu Rocky 1.200 cc

Kupas Mesin 3 Silinder Baru Daihatsu Rocky 1.200 cc

-   hadir dengan  baru hasil pengembangan R&D  Indonesia dengan Jepang berkode WA-VE. Dapur pacu ini benar-benar berbeda dengan yang digunakan  maupun Ayla.

Racikan teknologi yang disematkan, membuat mesin anyar ini tak hanya lebih bertenaga, tapi juga diklaim lebih efisien dari sisi .

Menurut Audi Tarantini, R&D Testing Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), cukup banyak yang dikembangkan dalam membuat mesin baru ini hingga memiliki dimensi lebih compact dan bobot lebih ringgan.

"Untuk model ini sudah dual port fuel injection, ada dua line cooling system, lalu pistonnya juga beda dengan anodyzing  head rasionya 12.8:1, dan mesin sudah tidak pakai lagi balancer shaft," ucap Audi saat bertemu di Karawang Timur, Jawa Barat, Selasa (5/10/2021).

Adanya pemangkasan balancer shaft dan banyaknya teknologi baru yang disematkan, serta berkurangnya satu piston jadi tiga , membuat bobotnya turun 10 kg dibandingkan mesin 1.200 cc 3NR-VE pada Sigra dan Ayla.

Kondisi tersebut juga berujung pada performa yang lebih baik. Dari sisi , output power memang beda tipis, Rocky 1.200 cc memiliki tenaga 88 Ps atau 86,7 tk pada 6.000 rpm, sementara untuk versi Sigra 86,59 tk pada rpm yang sama.

Namun  jauh lebih galak, yakni 113 Nm di 4.500 rpm, dan pada  bawah di 2.000 rpm mesin ini sudah bisa mengantarkan torsi 107 Nm.

"Makin banyak ruang di silinder mesin makin banyak permukaan untuk membakar bensin, dengan mengurangi satu ruang bakar otomatis menjadi kecil. Tapi meski mesin tiga silinder, tapi volumenya (1.200 cc ) sama dengan yang empat silinder," ujar Audi.

"Balancer shaft sudah tidak pakai lagi, kami menggunakan material solid di mana bagian conrod dengan bahan high rigid serta piston bahan aluminium alloy. Karena long stroke, maka dimensi mesin tinggi dan ramping," kata Audi.

Dampak dari penggunaan long stroke 94,1 mm juga berperan memberikan torsi yang baik bagi mesin baru ini, karena mampu menciptkan efek balik lebih besar saat bahan bakar meledak. Sementara untuk mesin 3NR-VE panjangnya hanya 72,5 mm.

Konsumsi BBM bisa ditekan lantaran adanya dual port fuel injection yang menyuplai bahan bakar pada leher mesin dengan lebih presisi pada enam port injection yang dimiliki mesin baru Daihatsu.

"Jadi satu port didukung dua injector, kalau Sigra satu port satu injector. Efeknya sama dengan direct injection yang langsung disemprot ke ruang bakar, tapi Daihatsu masih menggunakan port lalu ada sudut yang diatur sedemikian rupa sehingga saat disemprot membuat efek pusaran angin yang lebih cepat," ucap Audi.

"Tapi masalah efesiensi BBM memang bukan hanya dari mesin saja, ini hanya salah satu dari banyaknya rangkaian pengembangan yang kami lakukan untuk Rocky. Mulai dari friksi roda, paltform, aerodinamika, dan lainnya," lanjutnya.