Ciri-ciri Kaca Mobil Retak yang Masih Bisa Diperbaiki

Ciri-ciri Kaca Mobil Retak yang Masih Bisa Diperbaiki

Seiring penggunaannya,   bisa mengalami keretakkan yang cukup panjang baik karena terkena baret, goresan, pengaruh jalan bergelombang, benturan, tabrakan, sampai hawa panas.

Namun, tidak semua kondisi tersebut memungkinkan untuk kaca dirapihkan seperti sedia kala. Terdapat syarat tertentu yang tak bisa diganggu gugat mengingat keamanan dan kenyamanan berkemudi.

"Maka, jangan panik apabila  retak panjang. Segera bersihkan di bagian  tersebut khususnya serpihan kaca mobil, debu, pasir, tanah, dan kotoran lainnya," kata Aftersales Division Head , Nur Imansyah Tara, Senin (25/10/2021).

"Pastikan tidak ada partikel yang memungkinkan bakal membuat kondisi itu semakin parah. Sekaligus memudahkan penyuntikan  ke dalam retakkan apabila ingin dibenari," lanjut dia.

Setelah merasa bersih, segera ke bengkel terdekat untuk diperbaiki dengan cara memasukkan cairan resin. Cara pengerjaan ini cukup mudah dan tidak memakan waktu lama, serta pastinya terjangkau.

Hanya saja, pastikan kondisi kaca tidak melebihi syarat untuk diperbaiki melalui teknik suntik. Bila melebihinya, maka terpaksa harus diganti dengan yang baru.

Untuk kaca depan mobil yang biasanya menggunakan tempered glass atau laminated glass, maka retakan panjang maksimal hingga 14 inci (sekitar 35-36 cm) masih memungkinkan untuk diperbaiki.

Namun, kalau ukuran retakan lebih dari itu, maka sayang sekali harus dilakukan penggantian seluruhnya.