Buat Pengemudi Pemula, Biasakan Parkir Mundur

Buat Pengemudi Pemula, Biasakan Parkir Mundur

Tidak hanya melajukan saja,  yang akurat juga perlu dikuasai oleh pengemudi mobil. Bagi  atau seseorang yang baru belajar mengemudikan mobil,  menjadi hal yang sulit.

Padahal, memarkirkan mobil merupakan hal penting dalam berkendara. Bila pengemudi tidak bisa memarkirkan mobilnya dengan tepat akan mengancam keselamatan diri dan dan juga sekitar.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pengemudi pemula umumnya lemah akan titik referensi parkir. Maka dari itu, pemahaman lebar panjang tinggi kendaraan tidak matang.

“Sering kali manuvernya menabrak kanan kiri. Kemudian biasanya pengemudi pemula tidak sensitif saat tancap gas atau rem. Karena menginjak pedal terlalu kencang akhirnya menabrak belakang atau depan. Dua hal itu jadi masalah pengemudi pemula,” kata Sony baru-baru ini pada

Oleh karena itu, Sony menyarankan bagi semua pengemudi pemula harus bisa parkir mundur sebagai syarat utama. Jangan hanya belajar parkir maju, dan pastikan posisinya seri tidak paralel.

paralel tidak disarankan karena itu berada di sisi samping jalan bukan slot parkir. Jadi masih sangat berbahaya.

Kenapa harus bisa parkir mundur?

Ketika mundur akan lebih pelan-pelan mengontrol mobil dan lebih mudah menempatkan mobilnya di slot parkir.Tidak hanya itu, ketika akan keluar dari mobil pengemudi lebih mudah mengevakuasi segera dan sebagainya.

Saat berada di tempat parkiran, yang harus dilakukan pengemudi pemula harus memastikan slot parkir aman rata, berbayar dan berpenutup. Berpenutup disini artinya tempat parkir memang telah dikelola baik oleh layanan parkir setempat.

Kedua dilihat bahwa slot parkir tersebut muat untuk mobil. Dalam hal ini harus ada ruang ketika pintu terbuka keluar masuk penumpang. Kemudian posisi belakang zona tempat parkir juga di posisi yang statis, objeknya tidak boleh bergerak.