Kenali Penyebab Mesin Mobil "Overheat"

Ketika musim libur seperti NABARU (Natal dan tahun baru) banyak mobil yang dipakai pemiliknya berlibur, sering mengalami panas mesin berlebih (overheat), dikarenakan ada komponen yang tidak bekerja secara normal. Kondisi ini kerap terjadi, mengingat tingkat kemacetan parah di setiap kota tujuan wisata. Banyak faktor yang bisa membuat suhu mesin mobil meningkat drastis. Kondisi mesin yang mengalami overheat kerap ditandai dengan lampu indikator temperatur yang tiba-tiba menyala hingga mobil mati mendadak, bahkan disertai munculnya asap mengepul dari dalam kap mesin.

Mobil yang mengalami panas berlebih (overheat) penyebabnya ternyata cukup banyak dan bisa terjadi kapan saja. Misalnya minimnya cairan pendingin pada sistem pendingin mesin, rendahnya kualitas cairan pendingin (coolant), dan juga bila terdapat komponen seperti radiator, selang radiator, thermostat, pompa air (water pump), sabuk penggerak (drive belt), hingga kipas radiator yang tidak berfungsi dengan baik.

“Penyebab utamanya adalah adanya kerusakan pada komponen sistem pendinginan mesin (cooling system). Jadi pastikan air radiator, radiator, selang radiator, thermostat, pompa air (water pump), kipas radiator hingga sabuk penggerak tunggal (serpentine drive belt) berfungsi dengan normal,” ujar Listiyono, Kepala Bengkel Mobil “Zaini Auto Motor”, Surakarta.

Listiyono menjelaskan, sebagai contoh jika dinamo kipas radiator (radiator motor fan) sudah lemah, otomatis kinerja kipas untuk mendinginkan radiator menjadi berkurang, dan mengakibatkan suhu meningkat lebih panas dari biasanya.

“Seharusnya ketika suhu sudah mulai meningkat panas, kipas radiator tersebut bekerja dengan maksimal. Tetapi kalau tidak berfungsi dengan baik, maka sensor panas (heater sensor) akan mengirimkan pesan ke ECU (Electronic Control unit) untuk menyalakan lampu indikator suhu. Artinya telah terjadi overheat pada mesin.” kata Listiyono.

Jika mobil Anda mengalami mesin overheat, tidak perlu panik. Langkah pertama adalah berhentilah di tempat yang sekiranya aman, kemudian matikan mesin sekitar 15-20 menit. Setelah itu pemilik mobil baru diperbolehkan mulai memeriksa komponen mulai dari air radiator, kipas radiator, selang radiator, radiator, pompa air dan lain sebagainya. Jika menemukan ada komponen yang tidak berfungsi seperti biasa, itulah yang menyebabkan mesin overheat,” ujar Listiyono di Bengkel Mobil Zaini Auto Motor, Surakarta.

Langkah pertama periksa apakah air di dalam radiator masih penuh atau habis, pada umumnya mobil yang overheat akan kehabisan air di dalam radiator. Jika habis maka cobalah mengisi lagi hingga benar-benar penuh. Periksa juga apakah terdapat kebocoran pada sirip-sirip radiator, selang radiator, dan pompa air (water pump).

Setelah itu Anda diperbolehkan menghidupkan mobil lagi. Lalu periksalah Sabuk penggerak (drive belt) dan kipas radiator, pastikan berfungsi dengan baik. Kemudian periksa indikator suhu pada meter dasboard apakah masih menyala atau tidak. Segera bawa ke bengkel mobil terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut penyebab terjadinya mesin overheat,” saran Listiyono.

Apabila tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan sampai ke bengkel terdekat, maka sebaiknya jangan dipaksa. Jika dipaksakan bisa berbahaya, komponen yang rusak menjadi lebih banyak lagi dari sebelumnya. Sebaiknya segera hubungi bengkel terdekat untuk dilakukan perbaikan di tempat, atau bisa juga diderek menuju bengkel mobil tersebut.

Sekali mobil terkena masalah overheat, disarankan bagi pemilik mobil untuk memperbaikinya sampai benar-benar tuntas, apalagi jika hendak dibawa berlibur. Kalau sudah sekali overheat harus dicari penyebab utamanya dan dilakuakn penggantian komponen yang memang sudah tidak berfungsi dengan baik. Hindari melakukan “servis sementara” dengan direka dan diakali, terlebih bila hendak dipakai berlibur.

Menyiapkan kendaraan untuk perjalanan jarak jauh seperti berlibur, harus mulai dilakukan sejak awal. Jangan sampai mobil mengalami masalah ketika dalam perjalanan, seperti kendala suhu mesin meninggi (overheat). Namun, apabila pada akhirnya Anda tetap mengalami masalah kerusakan mobil ketika berlibur, dan Anda kebetulan berada di wilayah Solo Raya dan Yogyakarta, maka jangan ragu untuk menghubungi bengkel mobil Zaini Auto Motor. Percayakan perbaikan mobil anda pada bengkel ini, dijamin liburan anda tetap menyenangkan dan mobil anda yang bermasalah kembali pada kondisi normal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Dampak Buruk Jika Sering Lupa Menurunkan Rem Tangan Mobil

5 Tanda Packing / Gasket Silinder Head Bocor Dan Waspadai Bahayanya

Ada Bunyi Gemuruh / Dengung di Roda Mobil, Ini Tersangka Utamanya